Sabtu, 09 Agustus 2014

Gua Makhpela Tempat Abraham Dikuburkan

Dalam tulisan ini kami akan membahas khusus tentang tempat dimana Abraham dimakamkan. Abraham adalah merupakan tokoh Alkitab yang berperan penting dalam sejarah Alkitab. Dalam Perjanjian Lama, Abraham adalah bapa leluhur bangsa Israel yaitu ayah dari Yakub (Israel). Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Abraham adalah bapa rohani bagi semua orang percaya. Allah telah mengikat perjanjian kekal dengan Abraham dan keturunannya. Orang Kristen sendiri walaupun bukan keturunan jasmani dari Abraham, tapi terikat dalam perjanjian kekal tersebut sebagai keturunan Abraham secara rohani.

Adapun informasi dari Alkitab mengenai tempat Abraham dikuburkan bisa kita temukan dalam kitab Kejadian.

Kejadian 25:9-10
25:9, Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia dalam gua Makhpela, di padang Efron bin Zohar, orang Het itu, padang yang letaknya di sebelah timur Mamre,
25:10, yang telah dibeli Abraham dari bani Het; di sanalah terkubur Abraham dan Sara isterinya.

Pada zaman Abraham, gua Makhpela adalah sebuah tempat yang terletak diujung ladang milik Efron bin Zohar, seorang bani Het. Setelah Sara isterinya meninggal di Kiryat-Arba di Hebron (Kejadian 23:2), Abraham memohon kepada Efron untuk membeli gua di ladang tersebut untuk dijadikannya tempat penguburan bagi isterinya (Kejadian 23:8-9). Letak georafis gua Makhpela menurut informasi dari Alkitab yaitu terletak di sebelah timur Mamre, yaitu Hebron di tanah Kanaan (Kejadian 23:19). Setelah Abraham mati, Ishak dan Ismael anaknya juga menguburkan Abraham di gua tersebut (Kejadian 25:9-10). 

Namun, dalam pandangan Islam, Kristen dan Yahudi, terdapat perbedaan pandangan mengenai makam Abraham. Menurut Al-Quran Surah Al-Baqarah 125, Ibrahim dimakamkan di Baitullah yang terletak di Mekah. Penting untuk dicatat bahwa Hebron tidak sama dengan Mekah. Hebron adalah sebuah kota yang terletak 30 km di selatan Yerusalem. Hebron adalah sebuah kota di wilayah Yudea selatan di tepi barat yang kini di huni oleh sekitar 120.000 orang Palestina dan 600 orang pemukim Israel. Sekitar 7.000 orang Yahudi tinggal di kota Kiryat Arba di dekatnya, yaitu kota tempat Sara isteri Abraham meninggal. Dalam bahasa Arab, Hebron disebut al-Khalīl. Namun meskipun Quran menyebutkan makam Ibrahim terletak di Mekah (Baitullah), namun saat bangsa Arab menaklukan Hebron, gua Makhpela dijadikan sebuah Mesjid yang bernama Mesjid Ibrahim. Artinya orang Islam sendiri mengakui gua Makhpela sebagai kubur Ibrahim. Inilah yang membuat banyak apologis muslim mulai menafsirkan surah Al-baqarah 125 bukan merujuk pada kubur Ibrahim. Pandangan yang banyak dikenal saat ini dari para apologis muslim yaitu kata "maqam" yang terdapat dalam surah Al-baqarah 125 bukanlah berarti kubur, melainkan bisa berarti juga sebagai monumen atau tugu peringatan.

Gua Makhpela atau yang juga dikenal sebagai "makam para leluhur" adalah merupakan situs tertua bangsa Yahudi di dunia, dan juga merupakan tempat suci kedua bagi orang-orang Yahudi, setelah "Temple Mount" di Yerusalem. Disebut makam para leluhur karena orang Yahudi percaya bahwa baik Abraham, Ishak, Yakub, Sarah, Ribka, dan Lea semuanya dimakamkan di Gua Makhpela ini. Satu-satunya yang tidak dimakamkan di gua Makhpela adalah Rahel, yang dimakamkan di dekat Betlehem, tempat di mana ia meninggal saat melahirkan.

Dalam sejarahnya, penakluk asing dan penjajah telah menggunakan situs kuno tersebut untuk tujuan mereka sendiri, tergantung pada orientasi agama mereka. Bangsa Romawi dan laskar Salib merobah gua tersebut menjadi sebuah gereja, dan kemudian saat umat Islam menduduki tempat tersebut, mereka menjadikannya sebuah mesjid. Sekitar 700 tahun yang lalu, muslim Mameluk yang menaklukkan Hebron, membuat tempat itu menjadi sebuah mesjid dan melarang orang-orang Yahudi masuk ketempat tersebut. Bahkan orang-orang Yahudi tidak diizinkan melewati langkah ketujuh dari tangga luar ditempat tersebut. Setelah pembebasan Hebron pada tahun 1967, seorang rabbi Yahudi yang menjadi kepala pasukan pertahanan Israel, Shlomo Goren, menjadi orang Yahudi pertama yang memasuki gua Makhpela sejak orang Yahudi tidak diizinkan masuk ketempat itu. Sejak itu, orang-orang Yahudi telah berjuang untuk mendapatkan kembali hak mereka untuk ritual suci di tempat bersejarah tersebut. Sekarang, tercatat lebih dari 300.000 orang mengunjungi gua Makhpela (Ibr : Ma'arat HaMachpelah) setiap tahunnya. Struktur bangunan ini dibagi menjadi tiga kamar yaitu ohel Avraham, ohel Yitzhak, dan ohel Ya'akov. Saat ini orang-orang Yahudi tidak memiliki kebebasan untuk selalu masuk ke ohel Yitzhak, salah satu ruangan terbesar pada bangunan itu, namun dengan pengecualian dari 10 hari dalam setahun.

Semoga bermanfaat.

Sumber :

• Wikipedia: The Cave of the Patriarchs.

• Wikipedia: Hebron

• Jewish Virtual Library: Ma'arat HaMachpelah

• Teks Alkitab: LAI-TB

Translate